Kompresor Angin Mendengung Tidak Berputar
Suara dengung pada kompresor angin tapi tidak berputar biasanya karena kapasitor mesin kompresor start rusak, yang mana kapasitor tidak memberikan dorongan awal cukup kuat meski sudah mendapat daya.
Penyebab lainnya kompresor angin mendengung tidak berputar terjadi karena motor macet, masalah kelistrikan (sambungan longgar, overload), atau bantalan aus.
Solusinya adalah matikan daya, cek dan ganti kapasitor jika perlu, pastikan tidak ada yang menghambat putaran kipas/motor, cek sambungan kabel, dan jika masih bermasalah, mungkin perlu bantuan teknisi karena ada kemungkinan motor rusak internal.
Penyebab Umum:
- Kapasitor Rusak: Kapasitor start butuh daya besar untuk memulai putaran, jika rusak, motor hanya akan berdengung.
- Motor Macet (Locked Rotor): Bisa karena bantalan aus atau ada komponen internal yang menyangkut, membuat motor tidak bisa berputar meski listrik masuk.
- Masalah Kelistrikan: Sambungan kabel longgar, korosi, atau pelindung beban berlebih (overload protector) trip.
- Tekanan Udara Berlebih: Tekanan tangki terlalu tinggi, membuat motor sulit untuk memulai kembali.
Solusi yang Bisa Dicoba (setelah listrik dimatikan):
- Periksa Kapasitor: Cek fisik (apakah ada tonjolan/bocor) atau gunakan multimeter untuk menguji nilai kapasitansinya. Ganti jika rusak.
- Cek Putaran Manual: Coba putar kipas atau puli motor dengan tangan. Jika terasa seret atau tidak bisa berputar sama sekali, motor kemungkinan macet.
- Periksa Sambungan & Kabel: Pastikan semua koneksi kabel kencang dan bersih.
- Kurangi Tekanan Udara: Jika tekanan tangki tinggi, buang sedikit udaranya lewat katup pelepas (relief valve).
Cara Menganti Kapasitor Kompresor Angin
Mengganti kapasitor kompresor angin mudah, tapi utamakan keselamatan: matikan dan cabut kabelnya, cari kapasitor silinder kecil, pastikan kapasitor baru sesuai spesifikasi (voltase & mikrofarad) dengan yang lama, lalu sambungkan kabelnya dengan urutan yang sama, dan pasang kembali.
Ini penting karena kapasitor membantu motor kompresor memulai dan berjalan, dan yang rusak bisa menyebabkan suara mendengung atau kompresor sulit menyala.
Peralatan yang Dibutuhkan:
- Kapasitor baru (sesuai spesifikasi).
- Obeng.
- Tang kombinasi.
- Multimeter (opsional, untuk cek).
Langkah-langkah Mengganti Kapasitor:
- Keselamatan Utama: Matikan kompresor dan cabut kabel powernya dari stopkontak. Kapasitor masih menyimpan listrik, jadi jangan langsung disentuh.
- Bongkar Pelindung: Buka casing kompresor untuk mengakses kapasitor.
- Temukan Kapasitor: Cari kapasitor berbentuk silinder kecil, biasanya berwarna hitam atau abu-abu.
- Lepaskan Kabel: Ambil foto urutan kabel yang terhubung ke kapasitor lama. Lepaskan kabel satu per satu dari terminalnya.
- Keluarkan Kapasitor Lama: Lepaskan kapasitor lama dari dudukannya.
- Pasang Kapasitor Baru: Pasang kapasitor baru. Pastikan nilai (µF atau uF) dan voltase (V) sama persis dengan kapasitor lama. Hubungkan kabel sesuai foto yang Anda ambil tadi.
- Rakit dan Uji: Pasang kembali casing, colokkan kabel power, dan coba nyalakan kompresor.
Tips Penting:
- Spesifikasi Sama: Kapasitor harus sesuai (misalnya, 25uF 450V), jangan gunakan yang berbeda.
- Tanda Kerusakan: Kompresor mendengung, tidak mau berputar, atau mati-nyala terus.
- Jika Ragu: Hubungi teknisi profesional untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.
Kesimpulan
Kapasitor pada kompresor angin adalah komponen vital yang menyimpan dan menyuplai energi listrik untuk membantu motor memulai putaran dan beroperasi secara efisien.
Kapasitor ini memiliki nilai spesifik (misalnya 25uF, 30uF) yang harus sesuai dengan kebutuhan daya kompresor, sering digunakan pada kompresor satu fasa.
Tanpa kapasitor yang berfungsi, motor kompresor tidak akan bisa mulai bekerja, dan jika dipaksa, lilitan motor bisa terbakar.
Penggantian kapasitor harus sesuai dengan kapasitas (uF) dan tegangan (VAC) yang direkomendasikan oleh produsen kompresor Anda.
Jika setelah cek kapasitor dan sambungan tetap berdengung, kemungkinan besar ada masalah pada motor itu sendiri (kumparan terbakar atau bantalan rusak parah).
Segera hubungi teknisi profesional untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.




